Tampilkan postingan dengan label IPS. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label IPS. Tampilkan semua postingan

Rabu, 01 November 2017

hidup rukun di dalam kemajemukan keluarga

November 01, 2017 0 Comments
Kemajemukan Keluarga
 
    Kemajemukan sama artinya dengan keragaman. Di dalam keluarga pun ada kemajemukan, antara lain:
- perbedaan ciri fisik
- perbedaan hobi dan kebiasaan
- perbedaan suku bangsa
Kemajemukan dan perbedaan dapat pula ditemukan pada keluarga dan diri sendiri. Hargailah setiap perbedaan yang ada. Menghargai perbedaan sama dengan menghormati orang lain, bila kita menghormati orang lain maka orang lain pun akan menghormati kita. Ingatlah bahwa kemajemukan adalah anugerah Tuhan oleh karena itu harus disyukuri atas adanya kemajemukan dan perbedaan.





Hidup Rukun
Semua orang harus hidup rukun, hidup rukun artinya hidup damai dan tentram. Hidup rukun harus dibiasakan dan wajib dilaksanakan. Hidup rukun adalah kewajiban setiap manusia karena akibat keluarga tidak rukun semua anggota keluarga akan merasakan akibatnya. Supaya betah di rumah maka keluarga harus hidup rukun, keluarga tidak boleh bertengkar, bila ada masalah hendaknya dibicarakan, masalah harus diselesaikan supaya tidak jadi keributan dan masalah pun terselesaikan dengan baik. Oleh karena itu biasakan untuk hidup rukun, awali hidup rukun di lingkungan keluargamu sendiri pada akhirnya kamupun akan merasakan manfaatnya.


di masyarakat


di keluarga



di sekolah

Manfaat Hidup Rukun
 
    Hidup rukun itu penting, kita harus hidup rukun. Hidup rukun termasuk perbuatan terpuji ada banyak manfaat hidup rukun dalam keluarga.
Manfaat tersebut antara lain:
- hidup keluarga jadi tentram
- hubungan keluarga jadi erat
- keluarga dihormati orang lain
- keluarga jadi contoh teladan bagi orang lain
Hidup rukun dilaksanakan bukan dalam keluarga saja, dilakukan pula dengan tetangga. Dengan tetangga tidak boleh ribut dan berselisih, tetangga harus saling hormat dan bantu. Di sekolah pun kamu harus hidup rukun,  dengan teman tidak boleh saling ejek dan berkelahi. Bila ada teman yang bertengkar maka damaikanlah, bila ada teman yang susah kita harus bantu. Jika dengan teman rukun maka belajar pun jadi asyik. Kini kamu pun tahu apa manfaat hidup rukun, kamu pun harus mampu melaksanakan hidup rukun di rumah dan lingkungan sekitarmu. Ingatlah bahwa hidup rukun harus jadi kebiasaan, jika kamu bisa hidup rukun maka kamu akan merasakan manfaatnya.

lingkungan rumah sehat

November 01, 2017 0 Comments




 lingkungan rumah sehat
Rumah pada dasarnya merupakan tempat hunian yang sangat penting bagi kehidupan setiap orang. Rumah tidak sekedar sebagai tempat untuk melepas lelah setelah bekerja seharian, namun didalamnya terkandung arti yang penting sebagai tempat untuk membangun kehidupan keluarga sehat dan sejahtera. Rumah yang sehat dan layak huni tidak harus berwujud rumah mewah dan besar namun rumah yang sederhana dapat juga menjadi rumah yang sehat dan layak dihuni Rumah sehat adalah kondisi fisik, kimia, biologi didalam rumah dan perumahan sehingga memungkinkan penghuni atau masyarakat memperoleh derajat kesehatan yang optimal. Untuk menciptakan rumah sehat maka diperlukan perhatian terhadap beberapa aspek yang sangat berpengaruh, antara lain: rumah-sehat1
1. Sirkulasi udara yang baik.
2. Penerangan yang cukup.
3. Air bersih terpenuhi.
4. Pembuangan air limbah diatur dengan baik agar tidak menimbulkan pencemaran.
5. Bagian-bagian ruang seperti lantai dan dinding tidak lembab serta tidak terpengaruh pencemaran seperti bau, rembesan air kotor maupun udara kotor.
Persyaratan Kesehatan Rumah Tinggal menurut Keputusan Menteri Kesehatan RI Nomor : 829/Menkes/SK/VII/1999 adalah sebagai berikut:
1. Bahan Bangunan
a. Tidak terbuat dari bahan yang dapat melepaskan zat-zat yang dapat membahayakan kesehatan, antara lain sebagai berikut :
· Debu Total tidak lebih dari 150 µg m3
· Asbes bebas tidak melebihi 0,5 fiber/m3/4jam
· Timah hitam tidak melebihi 300 mg/kg
b. Tidak terbuat dari bahan yang dapat menjadi tumbuh dan berkembangnya mikroorganisme patogen.
2. Komponen dan penataan ruang rumah
Komponen rumah harus memenuhi persyaratan fisik dan biologis sebagai berikut:
a. Lantai kedap air dan mudah dibersihkan
b. Dinding
· Di ruang tidur, ruang keluarga dilengkapi dengan sarana ventilasi untuk pengaturan sirkulasi udara
· Di kamar mandi dan tempat cuci harus kedap air dan mudah dibersihkan
c. Langit-langit harus mudah dibersihkan dan tidak rawan kecelakaan
d. Bumbung rumah yang memiliki tinggi 10 meter atau lebih harus­ dilengkapi dengan penangkal petir
e. Ruang di dalam rumah harus ditata agar berfungsi sebagai ruang tamu, ruang keluarga, ruang makan, ruang tidur, ruang dapur, ruang mandi dan ruang bermain anak.
f. Ruang dapur harus dilengkapi dengan sarana pembuangan asap.
3. Pencahayaan
Pencahayaan alam atau buatan langsung atau tidak langsung dapat menerangi seluruh bagian ruangan minimal intensitasnya 60 lux dan tidak menyilaukan.
4. Kualitas Udara
Kualitas udara di dalam rumah tidak melebihi ketentuan sebagai berikut :
a. Suhu udara nyaman berkisar antara l8°C sampai 30°C
b. Kelembaban udara berkisar antara 40% sampai 70%
c. Konsentrasi gas SO2 tidak melebihi 0,10 ppm/24 jam
d. Pertukaran udara
e. Konsentrasi gas CO tidak melebihi 100 ppm/8jam
f. Konsentrasi gas formaldehide tidak melebihi 120 mg/m3
5. Ventilasi
Luas penghawaan atau ventilasi a1amiah yang permanen minimal 10% dari luas lantai.
6. Binatang penular penyakit
Tidak ada tikus bersarang di rumah.
7. Air
a. Tersedia air bersih dengan kapasitas minmal 60 lt/hari/orang
b. Kualitas air harus memenuhi persyaratan kesehatan air bersih dan air minum sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku.
8. Tersediannya sarana penyimpanan makanan yang aman dan hygiene.
9. Limbah
a. Limbah cair berasal dari rumah, tidak mencemari sumber air, tidak menimbulkan bau dan tidak mencemari permukaan tanah.
b. Limbah padat harus dikelola agar tidak menimbulkan bau, tidak menyebabkan pencemaran terhadap permukaan tanah dan air tanah.
10. Kepadatan hunian ruang tidur
Luas ruang tidur minimal 8m2 dan tidak dianjurkan digunakan lebih dari dua orang tidur dalam satu ruang tidur, kecuali anak dibawah umur 5 tahun.
Masalah perumahan telah diatur dalam Undang-Undang pemerintahan tentang perumahan dan pemukiman No.4/l992 bab III pasal 5 ayat l yang berbunyi “Setiap warga negara mempunyai hak untuk menempati dan atau menikmati dan atau memiliki rumah yang layak dan lingkungan yang sehat, aman , serasi, dan teratur”
Bila dikaji lebih lanjut maka sudah sewajarnya seluruh lapisan masyarakat menempati rumah yang sehat dan layak huni. Rumah tidak cukup hanya sebagai tempat tinggal dan berlindung dari panas cuaca dan hujan, Rumah harus mempunyai fungsi sebagai :
1. Mencegah terjadinya penyakit
2. Mencegah terjadinya kecelakaan
3. Aman dan nyaman bagi penghuninya
4. Penurunan ketegangan jiwa dan sosial

kasih sayang di dalam keluarga

November 01, 2017 0 Comments
kasih sayang di dalam keluarga


        Cinta Kasih Dalam Keluarga
 Cinta adalah sesuatu perasaan yang hadir di dalam diri seseorang. Semua manusia pasti memliki rasa  cinta. Rasa perasaan cinta pun bermacam-macam, mulai dari
• Perasaan terhadap keluarga
• Perasaan terhadap teman-teman
• Perasaan yang romantis atau juga disebut asmara
• Perasaan yang hanya merupakankemauan, keinginan hawa nafsu, atau cinta eros
• Perasaan sesama atau juga disebut kasih sayang
• Perasaan tentang atau terhadap dirinya sendiri, yang disebut narsisisme
• Perasaan terhadap sebuah konsep tertentu
• Perasaan terhadap negaranya atau patriotisme
• Perasaan terhadap bangsa atau nasionalisme

     “Cinta adalah sebuah emosi dari kasih sayang yang kuat dan ketertarikan pribadi. Dalam konteks filosofi cinta merupakan sifat baik yang mewarisi semua kebaikan, perasaan belas kasih dan kasih sayang. Pendapat lainnya, cinta adalah sebuah aksi/kegiatan aktif yang dilakukan manusia terhadap objek lain, berupa pengorbanan diri, empati, perhatian, kasih sayang, membantu, menuruti perkataan, mengikuti, patuh, dan mau melakukan apa pun yang diinginkan objek tersebut.”
Kebanyakan orang melihat masalah cinta ini pertama-tama sebagai masalah dicintai, lebih daripada itu masalah yang dicintai yaitu masalah kemampuan orang untuk mencinta, maka masalahnya bagi mereka ialah bagaimana supaya dicintai. Setiap orang membutuhkan kebutuhan untuk mencintai dan dicintai.

     Mencintai adalah bagaimana cara di dalam diri kita yaitu muncul suatu perasaan dari dalam diri kepada sesuatu atau seseorang. Sedangkan dicintai adalah bagaimana orang lain mencintai kita. Jika kit a mencintai lalu seiring berjalannya waktu kita pun akan dicintai. Jadi semua berjalan sesuai dengan kodratnya.

     Cinta bukanlah terrutama dengan hubungan dengan seseorang tertentu. Cinta adalah sikap, sesuatu orientasi watak yang menentukan hubungan pribadi dengan dunia keseluruhan, bukan menuju sesuatu obyek cinta. Jika seorang pribadi hanya mencintai satu pribadi lain dan acuh tak acuh terhadap sesamanya yang lain, cintanya bukanlah cinta, tetapi ikatan simbolik atau egoisme yang diperluas.
Tetapi, menyatakan cinta adalah sesuatu yang menunjukkan pada segalanya dan bukan kepada salah satu hal saja. Hal itu tidak berarti bahwa tidak ada perbedaan diantara tipe-tipe cinta berdasarkan obyeknya.
Untuk saat ini kita akan focus pada cinta kasih dalam keluarga.
1. Definisi Keluarga
Duvall (1977) mengemukakan bahwa keluarga adalah sekumpulan orang yang dihubungkan oleh ikatan perkawinan, adopsi dan kelahiran, yang bertujuan menciptakan dan mempertahankan budaya yang umum, meningkatkan perkembangan fisik, mental, emosional, dan sosial setiap anggota. Menurut Bailon dan Maglaya (1978) mengemukakan bahwa keluarga adalah sebagai dua atau lebih individu yang berhubungan karena hubungan darah, ikatan perkawinan, atau adopsi, hidup dalam satu rumah tangga, berinteraksi satu sama lain dalam perannya, menciptakan dan mempertahankan suatu budaya (Supartini, 2004).
Keluarga (kandung)adalah sekolompok atau beberapa manusia yang memilki ikatan darah kepada kita, dalam suatu keluarga biasanya jumlahnya belum terlalu banyak, didalam nya terdiri dari seorang bapak, seorang ibu, dan anak mereka. Jika kritria tersebut maka sudah sangat wajar lah jika mereka disebut dengan sebutan keluarga.

     Sedangkan keluarga (besar) adalah sekelompok manusia yang jumlahnya banyak, dan memiliki ikatan darah tetapi tidak langsung secara objeknya, biasanya hal tersebut terjadi melalui adanya persaudaraan, hingga akhirnya mereka meiliki anak dan keluarga lalu jika mereka dikumpulkan pada suatu tempat maka disebut lah mereka sebagai keluarga besar.
Ketahuilah bahwa sebuah KELUARGA adalah sel-terkecil / inti dari suatu komunitas -sosial yang disebut MASYARAKAT. Jadi KELUARGA = MASYARAKAT-MINI.
Keluarga adalah komunitas masyarakat mini yang beranggotakan :
Suami, istri dan anak-anaknya, plus orang-orang yang bernaung satu-atap.
Bisa jadi ada kerabat atau pembantu-rumah-tangga.
Idealnya yang namanya hidup berkeluarga ya ada kebersamaan dan jalinan hubungan kasih-sayang dan komunikasi timbal-balik.

    Keluarga yang ideal mempunyai komitmen saling percaya, saling terbuka ; saling memberi dan saling melayani. Setiap ada permasalahan akan dihadapi bersama-sama dan saling memberikan dukungan . Bukan saling menyalahkan atau mencari kambing hitam.
Namun terkadang bisa saja ada kondisi, dimana Suami atau istri jarang bisa berkumpul.
Misalnya, Suami ditugaskan oleh instansi atau perusahaan untuk dinas dilkuar kota ; atau ditunjuk menjadi Kepala Cabang perusahaan didaerah lain, bahkan diwilayah negara lain.
Misalnya : Profesi sebagai Nahkoda kapal ; Perwira militer ; Pilot ;; Supervisor :
Kepala Cabang Perusahaan Multi-nasional ; Sopir bus antar kota; dsb.
Kalau ada masalah demikian, maka perlu ada kesepakatan-kesepakatan anggota keluarga .
Bicarakan atau diskusikan segala kemungkinan atau dampak atau masalah yang bisa terjadi ; lalu cari dan temukanlah Solusi terbaiknya. Putuskan langkah atau suatu kebijakan, dan jalankanlah apa yang sudah diputuskan secara konsisten.

      Jadi, Kunci utama yang paling berharga dan harus menjadi sandaran utama keluarga adalah
ada kesadaran setiap anggota keluarga akan peranan dan tanggung jawabnya sebagai bagian yang tak terpisahkan dari lembaga keluarga. Suami tahu kewajiban , peran dan tanggungjawabnya; Istri juga tahu peran, kewajiban dan tanggung-jawabnya ; demikian juga anak-anak dan setiap anggota keluarga tahu-persis peran dan tanggung-jawabnya.
Dalam keluarga munculnya sebuah perasaan yang disebut cinta persaudaraan terhadap suatu keluarga. Setiap orang tua yang memiliki anak lebih dari satu, berarti anak tersebut memiliki seseorang yang disebut dengan saudara, sudah selayaknya mereka adalah satu keluarga maka cinta persaudaraan seperti hal yang sudah seharusnya ada di diri masing-masing anak tersebut, biasanya semua tergantung dari si orang tua yang telah mendidik anaknya seperti apa, dengan hal tersebut dapat memicu pola prilaku seorang anak dengan pikirannya. Dan bagaimana si anak tersebut memilliki sesuatu perasaan cinta terhadapa persaudaraan.

     Cinta persaudaraan pun bukan hanya datang dari keluarga (kandung), tetapi orang lain pun bisa dijadikan sebagai keluarga yang artinya dia mencintai persaudaraan yang dia lakukan, meski bukan dari darah kandung keluarga tersebut. Merupakan persaudaraan adalah cinta diantara sesama, tetapi sungguh baik sebagai sesama, kita tidak selalu “sama” sejauh kita bersifat manusiawi, kita semua membutuhkan bantuan. Hari ini saya, besok engkau. Tetapi kebutuhan akan bantuan ini tidak berarti bahwa yang satu tidak berdaya, yang lain berkuasa. Ketidakberdayaan itu adalah bersifat sementara, Kemampuan untuk berdiri dan berjalan di atas kaki sendiri adalah keadaan tetap dan sama. Jadi sudah selayaknya kita untuk menciptakan sifat cinta persaudaraan dalam keluarga, walaupun bukan kandung. Hal tersebut dapat menciptakan sesuatu hal yang positif dan bermanfaat dari diri kita sendiri, lingkungan, maupun orang lain.
Cinta orang tua terhadap anak
“cinta orang tua ialah sepanjang masa”
Itulah kalimat yang sangat sering kita lihat, maupun dengar. Memang benar cinta orang tua adalah sepanjang masa, hal tersebut sudah sangat wajar, dan memang sepatutnya seperti itu. Orang tua biasanya akan mengorbankan apapun demi anaknya. Seorang ibu yang memiliki cinta keibuan. Cinta keibuan adalah penguatan tanpa syarat terhadap hidup dan kebutuhan anak. Penguatan hidup anak mempunyai dua segi :
• Perhatian
• Tanggung jawab

     Kedua hal diatas perlu karena demi pemeliharaan hidup anak dan pertumbuhannya. Cinta keibuan menanamkan ke dalam anak cinta akan kehidupan dan tidak hanya keinginan untuk tetap hidup. Sangat berlainan dengan cinta persaudaraan, yakni cinta sesama orang ( setara ), hubungan seseorang ibu dengan anak pada hakekatnya cinta diantara orang yang tidak sama, dimana yang satu memerlukan segala bantuan dan yang lain memberikannya. Justru karena tidak memandang diri inilah maka cinta keibuan telah dipandang sebagai jenis cinta yang paling tinggi, dan yang paling suci dari ikatan emosional. Biasanya wanita dalam hal ini bersifat “nursisistis”, yaitu ingin menguasai, ingin memiliki, berhasil menjadi ibu yang mencintai/menyayangi selama anak itu masih kecil.
Memang harus diakui bahwa hidup kita didapat dari pemberian perhatian orang lain. Baik perhatian yang kita peroleh dari orang tua, saudara, suami/isrti, kawan, dan sebagainya.
Dapat kita bayangkan seandainya kita hidup saling mengacuhkan, hidup sendiri dengan tiadanya saling memperhatikan terhadap lingkungan adalah mustahil kita hidup sendiri. Hidup ini akan menjadi indah, bahagia, mengesankan, bermanfaat bagi kita sendiri atau orang lain bila kita saling menmagi perhatian.
Saling memperhatikan menggambarkan adanya hubungan kasih saying. Kasih yang terbentuk kalau kita saling memperhatikan.

    Kasih sayang! Sebuah nama yang indah dan suci, yang didambakan setiap insane. Kasih sayang tak akan lahir jika tak melahirkannya. Kasih sayang membutuhkan keterbukaan, pengertian, pengorbanan, tanggung jawab, perhatian, dan sebagainya
Kasih sayang, dasar komunikasi dalam suatu keluarga. Komunikasi antara anak dan orang tua. Pada prinsipnya anak terlahir dan terbentuk sebagai hasil curahan kasih sayang orang tuanya. Pengembangan watak anak dan selanjutnya tak boleh lepas dari kasih sayang dan perhatian orang tua. Suatu hubungan yang harmonis akan terjadi bila hal itu terjadi secara timbal balik antara anak dan orang tua.

   Suatu kasus yang sering terjadi, yang menyebabkan seseorang menjadi frustasi, keberandalan remaja, dan sebagainya, dimana semuanya dilator belakangi kurangnya perhatian dan kasih sayang dalam kehidupan keluarga. Adalah salah satu contoh kasus yang sederhana: “saya segera bicara sama mama”, kata Mirna dengan suara datar dan air mata hamper tanpa ekspresi. “ kalaupun memang harus ngomong, seperlunya saja”.
Dari contoh sederhana di atas dapat kita lihat betapa sempitnya komunikasi antara anak dengan orang tua, sehingga tak tercemin adanya kasih sayang di dalamnya. Dari keadaan rumah tangga, keakraban, kemesraan, keharmonisan hubungan antara anak dan orang tua, kita dapat menilai wujudan kasih sayang dalam keluarga tersebut.

   Adanya kasih sayang ini mempengaruhi kehidupan si anak dalam masyarakat. Orang tua dalam memberikan kasih sayangnya bermacam-macam demikian pula sebaliknya. Dari cara pemberian cinta kasih ini dapat dibedakan :
1. Orang Tua Bersifat Aktif,Si Anak Bersifat Pasif.
Dalam hal lini orang tua memberikan kasih sayang terhadap anaknya baik berupa moral-materi dengan sebanyak-banyaknya dan si anak menerima saja, mengiyakan tanpa memberikan respon. Hal ini akan menyebabkan anak menjadi takut, kurang berani dalam masyarakat, tidak berani menyatakan pendapat, minder, sehingga si anak tidak mampu berdiri di dalam masyarakat.
2. Orang Tua Bersifat Pasif, Si Anak Bersifat Aktif.
Dalam hal ini si anak berkelebiahn memberikan kasih sayang terhadap orang tuanya, kasih sayang ini diberikan secara sepihak, oran tua mendiamkankan saja tingkah laku si anak, tidak memberikan perhatian dengan apa yang diperbuat si anak.
3. Orang Tua Bersifat Pasif, Si Anak Bersifat Pasif.
Di sini jelas bahwa masing-masing membawa hidupnya, tingkah lakunya sendiri-sendiri, tanpa saling memperhatikan. Kehidupan keluarga sangat dingin, tidak ada kasih sayang, masing-masing membawa caranya sendiri, tidak ada tegur sapa jika tidak perlu. Orang tua hanya memenuhi dalam bidang materi saja.
4. Orang Tua Bersifat Aktif, Si Anak Bersifat Aktif.
Dalam hal ini orang tua dan anak saling memberikan kasih sayang dengan sebanyak-banyaknya. Sehingga hubungan antara orang tua dan anak sangat intim dan mesra, saling mencintai, saling melengkapi, saling membutuhkan.
Keluarga yang bertanggung jawab akan betul-betul memelihara keharmonisan keluarganya. Komunikasi dan kasih sayang yang harus dicetuskan sejak anak dalam kandungan hingga dewasa.
Prof. Dr. Singgih Gunarsa mengatakan : “perkembangan anak itu suatu proses tanpa henti. Apa yang terjadi di masa remaja sebetulnya bisa ditelusuri pada masa pembentukan keperibadian anak pada usia 0 sampai 5 tahun.”
Pengalaman di luar rumah dan sukarnya komunikasi dengan orang tua akan sering menimbulkan konflik, kesimpangsiuran pendapat dan nilai-nilai yang berbeda.
Penyelesaian dalam hal ini sebenarnya tidaklah terlalu sukar. Sikap percaya dan terbuka dari masing-masing pihak dan membicarakan dari hati ke hati akan menjadi kunci pemecahan masalah. Paling tidak pasti ada pendekatan. Di sini perlu adanya keaktifan dan pengertian yang besar dari pihak orang tua.
Orang tua berperan dalam melahirkan danmemelihara kasih sayang dalam keluarga. Kasih sayang merupakan dasar komunikasi, jembatan antara orang tua dan anak dalam mencapai cita-cita keluarga bahagia. Hal ini akan terwujud bila keaktifan, pengertian, perhatian, keterbukaan, dan pengorbanan orang tua yang akan disambut dengan respon yang aktif dari si anak.
Dalam pemecahan kasus dalam keluarga sekali lagi pihak orang tua membutuhkan keaktifan, pengertian dan keterbukaan sebagai dasar kuncinya. Maka orang tua, anak, keluarga dan kasih sayang adalah suatu suatu mata rantai yang tak boleh putus.
Cinta kasih dalam keluarga
Cinta kasih orang tua kepada anak itu adalah suatu cinta yang disertai dengan kasih sayang. Cinta kasih tersebut diberikan secara tulus dan ikhlas seolah-olah anak itu merupakan bagian dari dirinya sendiri. Seorang anaka yang tak pernah mendapat kasih sayang dari orang tuanya kemungkinan besar ia akan hidup liar. Cinta yang dirasakan orang tua terhadap anaknya itu berdasarkan 2 segi yakni :
• Segi pengabdian
• Segi kesukaan
Menurut orang tua mencintai anaknya secara merata dalam arti pengabdian yang sama terhadap setiap anak. Mereka mencoba untuk tidak berat sebelah. Mereka ingin agar masing-masing anaknya berhasil dan bahagia. Orang tua rela berkorban untuk tujuan tersebut. Sebagai contoh : anaknya berada di dalam gedung yang terbakar. Tanpa ragu-ragu orang tua tersebut menyerbu kea dalam gedung yang terbakar tersebut, demi untuk menyelamatkan anaknya meskipun jiwanya sendiri terancam.
Kasih sayang orang tua itu adalah dampak positif dan ada dampak negatifnya. Dampak positifnya adalah apabila orang tua tersebut memberikan kasih sayang terhadap anaknya secara apa adanya, artinya kasih sayang yang tak berlebihan. Jadi hal tersebut tidak akan membuat anak menjadi manja. Sebagai contoh : anak seorang ibu bertengakar dengan anak tetangga. Meskipun anak itu salah atau tidak, si ibu tadi harus memarahi anaknya atau dengan kata lain memberikan petuah-petuanh. Sebenarnya si ibu tadi sayang kepada ankanya. Justru karena sayangnya tersebut dia rela untuk memarahi si anak meskipun dengan hati yang berat. Hal ini dilakukan karena si ibu tadi tidak ingin anaknya menjadi nakal dan sebagainya. Setiap ibu mengharapkan agar anaknya menjadi orang yang baik. Dengan diberinya petuah-petuah tadi anak akan menjadi takut dan berusaha untuk memperbaiki perbuatannya.
Sedang dampak negatifnya adalah apabila kasih sayang itu diberikan secar berlebihan. Sebagai contoh : si ibu yang memanjakan si anak. Meskipun si anak salah maupun tidak salah dia selalu membela pada anaknya. Hal ini bukannya membuat si anak menjadi sadar tapi bahkan si anak akan menjadi lebih nakal lagi, karena sia anak tidak dapat membedakan mana yang baik dan mana yang buruk atau mana yang salah dan mana yang benar. Dia menganggap bahwa apa yang diperbuatnya itu adalah baik. Sebetulnya si ibu ini memang sayang terhadap anaknya. Demikian pula memuji anak di depan anaknya sendiri. Hal ini juga tidak baik karena akan membuat sanak menjadi sombong, dan banyak lagi contoh yang lain.
Broken Home adalah kurangnya perhatian dari keluarga atau kurangnya kasih sayang dari orang tua sehingga membuat mental seorang anak menjadi frustasi, brutal dan susah diatur. Broken home sangat berpengaruh besar pada mental seorang pelajar hal inilah yang mengakibatkan seorang pelajar tidak mempunyai minat untuk berprestasi. Broken home juga bisa merusak jiwa anak sehingga dalam sekolah mereka bersikap seenaknya saja, tidak disiplin di dalam kelas mereka selalu berbuat keonaran dan kerusuhan hal ini dilakukan karena mereka Cuma ingin cari simpati pada teman-teman mereka bahkan pada guru-guru mereka. Untuk menyikapi hal semacam ini kita perlu memberikan perhatian dan pengerahan yang lebih agar mereka sadar dan mau berprestasi.
Pada umumnya penyebab utama broken home ini adalah kesibukkan kedua orang tua dalam mencari nafkah keluarga seperti hal ayah laki – laki bekerja dan ibu menjadi wanita karier. Hal inilah yang menjadi dasar seorang tidak memiliki keseimbangan dalam menjalankan aktifitas sehari hari dan malah sebaliknya akan merugikan anak itu sendiri, dikala pulang sekolah dirumah tidak ada orang yang bisa diajak berbagi dan berdiskusi, membuat anak mencari pelampiasan diluar rumah seperti bergaul dengan teman – teman nya yang secara tidak langsung memberikan efek / pengaruh bagi perkembangan mental anak.
Kekurangan usaha yang ikhlas dari orang tua dapat mengakibatkan beberapa hal yang kurang baikbagi si anak. Cinta kasih orang tua terhadap anak sendiri berbeda dengan cinta kasih orang tua terhadap orang lain. Misalnya : orang tua yang memungut anak tapi tidak dapat mencintai anak tersebut. Dalam hal ini jika anak tersebut terlalu nakal, mereka ingin melepaskan kembali. Setiap anak merasakan sedalamnya ketidak ikhlasan dan dengan sendirinya si anak akan membalasnya dengan tidak kepalang tanggung. Ia tidak hanya berkelakuan tidak baik dalam batas-batas tertentu, melainkan ia sama sekali tidak peduli akan tingkah lakunya sendiri. Hal ini disebabkan bahwa ia mengetahui bahwa orang tuanya sudah tidak sayang lagi kepada dirinya.
Jika dilihat dari segi kesukaan semua orang tua mempunyai cinta kasih yang sama serta member perlakuan yang sama kepada setiap anak mereka. Anak laki-laki disukai karena sifat laki-lakinya, sedang anak perempuan disukai karena sifat perempuannya. Sayang orang tua terhadap anaknya bisa karena sifat gembiranya, sifat sungguh-sungguhnya, sifat yang ingin menyenangkan orang lain, dan sebagainya. Kesukaan tersebut timbul berdasarkan sifat yang sangat berbeda. Setiap orang tua selalu menghadapi sifat yang sangat kompleks dari si anak. Tanggapan orang tua terhadap sifat anak tersebut juga mempunyai suatu kelompok yang kompleks juga. Sebagai contoh : orang tua yang sangat mementingkan kerajinan belajar dan tingkah laku yang baik. Mereka akan sedih apabila anak mereka malas atau berbohong. Sifat anak ada yang begitu dekat dengan sifat orang tuanya, sehingga hampir merupakan bagian dari diri mereka sendiri serta ada pula sifat yang tidak sama dengan sifat orang tuanya. System memuji dan mencela dari pihak orang tua terhadap sifat yang timbul pada anaknya diharapkan akan dapat memupuk ciri yang baik dan menekan sifat yang tidak diinginkan. Perasaan orang tua terhadap anaknya adalah suatu campuran yang khusus antara kesukaan dan kejengkelan. Setiap orang tua terus berusaha untuk menemukan jalan yang memungkinkan mereka menyamaratakan perasaan mereka, mempunyai sayang yang sama pada setiap anak, memberikan perhatian yang sama, dapat memperlihatkan kesabaran dan celaan yang sama pula. Kesadaran bahwa mereka tidak dapat berbuat demikian menimbulkan perasaan tidak layak menjadi orang tua. Mereka menganggap selalu merasa dirinya bersalah karena tidak sama dalam hal kesabaran dan kejengkelan. Satu hal yang mereka anggap sebagai satu petunjuk yang nyata bahwa cinta kasih yang mereka berikan kepada si anak terdapat satu kekurangan yang penting. Tapi berbeda dengan si anak sendiri. Anak tidak sesungguhnya menginginkan orang tua mempunyai perasaan yang sama terhadap setiap mereka, baik yang berupa pujian maupun berupa celaan. Yang paling diinginkan oleh setiap anak adalah agar ia disukai sepantasnya saja. Jika mereka disukai secara berlebihan akan membuat dampak negative, demikian pula jika anak kurang mendapatkan kasih sayang.
Cinta kasih yang diberikan orang tua tersebut ada dampak positifnya dan dampak negatifnya. Dampak positifnya apabila kasih sayang tersebut diberikan secara apa adanya, artinya memberikannya itu tidak berlebihan ataupun tidak kurang. Sedang dampak negatifnya adalah apabila kasih sayangnya tersebut diberikan secara berlebihan.
Seorang anak pasti mendambakan cinta kasih yang tulus dari kedua orang tuanya. Sebab apabila cinta kasih orang tuanya tersebut diberikan secara dibuat-buat maka si anak dengan sendirinya akan mengetahui atau merasakan cinta kasih yang palsu tersebut. Hal ini disebabkan karena adanya hubungan batin yang erat antara si anak dengan kedua orang tuanya. Dengan hal ini si anak bukannya akan bertambah baik tapi yang didapat justru sebaliknya. Maka dari itu cinta kasih orang tua tersebut harus diberikan secara tulus dan ikhlas.

Rabu, 18 Oktober 2017

Kegiatan Ekspor Dan Impor

Oktober 18, 2017 0 Comments
Kegiatan Ekspor Dan Impor


45d8bb2cdcb68577bce19256c43878ed    A. Pengertian Ekspor dan Impor
Ekspor adalah kegiatan menjual barang atau jasa ke luar negeri. Orang yang melakukan kegiatan ekspor disebut dengan eksportir. Adapun barang yang dijual dikenal sebagai barang ekspor. Melimpahnya sumber daya alam suatu negara melatarbelakangi kegiatan ekspor. Sebagai contoh
negara Indonesia melimpah akan minyak bumi dan hasil pertanian. Selain untuk mencukupi kebutuhan di dalam negeri, sebagian juga diekspor ke luar negeri. Impor merupakan kebalikan dari ekspor. Impor adalah kegiatan membeli barang dari luar negeri. Orang yang melakukan kegiatan impor disebut sebagai importir. Adapun barang yang dibeli dari luar negeri disebut barang impor. Keterbatasan sumber daya alam dan sumber daya manusia menjadi alasan dilakukan impor. Contohnya adalah Indonesia belum bisa memproduksi barang-barang elektronik dan barang
otomotif seperti mobil, sepeda motor, dan lain-lain. Oleh karena itu, Indonesia mengimpor barang-barang tersebut dari negara lain. Kegiatan ekspor dan impor dilakukan melalui pelabuhan laut. Salah satu pelabuhan di Indonesia yang menjadi tempat kegiatan ekspor dan impor adalah pelabuhan Tanjung Priok.
B. Kegiatan Ekspor dan Impor Indonesia
Negara Indonesia kaya akan sumber daya alam. Terutama hasil tambang dan hasil pertanian. Hasil tambang dan hasil pertanian sebagian untuk mencukupi kebutuhan dalam negeri. Sebagian diekspor ke luar negeri. Indonesia masih mempunyai keterbatasan di bidang sumber daya manusia. Terutama untuk memproduksi barang-barang elektronik dan barangbarang otomotif. Oleh karena itu, Indonesia mengimpor barang-barang tersebut dari negara lain.Kegiatan ekspor dan impor bisa berupa barang dan jasa. Berikut ini barang serta jasa
yang diekspor dan diimpor oleh Indonesia. Barang yang diekspor oleh Indonesia terdiri atas dua macam. Di antaranya barang migas dan nonmigas. Barang migas berupa minyak dan gas bumi. Adapun barang nonmigas, yaitu hasil
pertanian, hasil industri, dan hasil tambang (selain minyak dan gas bumi). Indonesia merupakan salah satu negara pengekspor minyak bumi. Negara Indonesia tergabung ke dalam perhimpunan negara-negara
pengekspor minyak bumi atau OPEC (Organization of Petroleum Exporting Countries). Hasil industri Indonesia yang diekspor, antara
lain rokok, kertas, suku cadang telkom, tekstil dan pakaian jadi, semen, pupuk, kayu lapis, kerajinan kulit, ukir-ukiran, dan anyaman rotan.
Barang-barang hasil perkebunan yang diekspor, antara lain tembakau, teh, karet, kelapa
sawit, kopra, lada, cokelat, kopi, cengkih, dan pala.Barang-barang hasil hutan yang diekspor Indonesia, yaitu rotan, kayu, dan damar. Adapun
hasil laut yang diekspor Indonesia, antara lain udang, ikan segar, dan ikan kaleng.
1. Barang dan Jasa yang Diekspor oleh Indonesia
pp
2. Barang dan Jasa yang Diimpor oleh Indonesia
Indonesia juga melakukan kegiatan impor barang dan jasa. Hal ini disebabkan karena terbatasnya sumber daya manusia. Terutama untuk memproduksi beberapa barang kebutuhan dalam negeri. Barang-barang yang diimpor Indonesia sebagian besar barang elektronik. Di antaranya
televisi, radio, lemari es, dan lain-lain. Di samping itu, juga mengimpor barang-barang otomotif, seperti mobil, sepeda motor, kapal laut, dan lain-lain.
pp
C. Manfaat Kegiatan Ekspor dan Impor
Kegiatan ekspor dan impor melibatkan dua negara atau lebih. Kegiatan ini akan
memberikan manfaat bagi negara pengekspor maupun pengimpor. Beberapa manfaat yang
diperoleh dari kegiatan ekspor dan impor, antara lain
1. barang produksi negara kita akan dikenal oleh negara lain,
2. membantu mencukupi kebutuhan negara lain,
3. meningkatkan devisa negara,
4. barang dari luar negeri dapat memenuhi kebutuhan dalam negeri,
5. mempererat hubungan ekonomi dan persahabatan antara negara-negara di dunia, dan
6. meningkatkan produksi kedua negara.

Indonesia Pada Masa Era Globalisasi

Oktober 18, 2017 0 Comments

 Indonesia Pada Masa Era Globalisasi

            Globalisasi berarti adanya hubungan antarnegara yang makin erat. Dalam era global semua Negara di dunia dapat saling berhubungan atau berinteraksi untuk mencapai tujuan tertentu. Di dalam era globalisasi, bangsa Indonesia turut mengambil peranan. Bangsa Indonesia diharapkan mampu bersaing dengan bangsa-bangsa lain di era global. Peranan Indonesia di era globalisasi adalah menjalin hubungan kerja sama dengan negara-negara lain. Indonesia di era global dapat berperan baik di bidang ekonomi, sosial, budaya maupun di bidang politik dan keamanan serta lingkungan hidup.

Indonesia sebagai satu negara yang tidak terlepas dari pengaruh globalisasi harus memanfaatkan untuk menawarkan barang dan jasa serta budaya. Selain itu meningkatkan kualitas sumber daya manusia agar dapat menghasilkan barangbarang yang berkualitas dan mampu bersaing dengan negara-negara lain. Ada beberapa tujuan yang hendak dicapai oleh negara dalam bekerja sama antara lain meningkatkan perekonomian negara, dan mempererat dan memperkukuh persahabatan antar negara.

1. Bidang Ekonomi
Bidang ekonomi meliputi berbagai kegiatan, seperti perdagangan, produksi, dan investasi. Beberapa peran yang dilakukan Indonesia dalam bidang ekonomi, antara lain sebagai berikut.

a. Kegiatan Perdagangan
Indonesia telah lama menjalin hubungan dagang dengan negara lain Hubungan dagang dilakukan secara bilateral yang dilakukan oleh dua negara dan regional dengan melibatkan beberapa negara di kawasan, seperti ASEAN. Contoh:

  • Indonesia mengadakan hubungan dagang dengan Korea Selatan.
  • Indonesia dengan megara-negara Asia tenggara mengadakan perjanjian perdagangan bebas di Asia Tenggara atau Asean Free Trade Area (AFTA).
  • Indonesia juga aktif di tingkat dunia. Indonesia termasuk dalah satu anggota organisasi perdagangan dunia atau World Trade Organization (WTO). Dengan menjadi anggota WTO, berarti Indonesia dapat lebih berperan dalam perdagangan dunia.

b. Kegiatan Produksi
Dalam kegiatan produksi Indonesia juga telah lama melakukan kerja sama di sektor produksi. Beberapa contoh kerjasam dalam bidang produksi antara lain sebagai berikut :
  • Indonesia menjadi salah satu anggota negara-negara pengekspor minyak atau Organization Petroleum Exporting Countries (OPEC). OPEC didirikan untuk mengatur produksi dan pemasaran minyak para anggotanya.
  • Indonesia bersama-sama negara anggota ASEAN mendirikan pabrik mesin diesel di Singapura dan pabrik abu soda di Thailand.

c. Kegiatan Investasi
Indonesia telah memberi izin kepada perusahaan asing untuk melakukan usaha di Indonesia. Misal Indonesia memberi kesempatan kepada PT Caltex untuk melaksanakan penambangan minyak bumi di Indonesia. Di sisi lain, Indonesia juga melakukan investasi di negara lain. Misal, PT Pertamina telah melakukan penambangan minyak bumi di Arab Saudi dan Kuwait.

Negara asing atau investor asing yang menanamkan modalnya di Indonesia memiliki banyak alasan. Beberapa alasan dan pertimbangan berdirinya perusahaan asing di Indonesia adalah tersedianya tenaga kerja yang murah, tersedianya bahan baku, letak Indonesia yang strategis, pajak dan harga tanah yang rendah.

2. Bidang Sosial
Di era global, peran Indonesia di bidang sosial telah melakukan beberapa kegiatan, antara lain dalam bidang pendidikan dan kesehatan seperti contoh di bawah ini
  • Indonesia sering melakukan pertukaran pelajar dan mahasiswa dengan negara lain. Banyak para pelajar dan mahasiswa Indonesia yang belajar ke luar negeri. Seperti ke Belanda, Amerika Serikat, Jerman, Jepang, dan Australia. Sebaliknya, banyak pelajar dan mahasiswa luar negeri yang belajar di Idonesia.
  • Indonesia memberikan bantuan kemanusiaan kepada negaranegara yang sedang dilanda bencana atau konflik. Misal, Timor Leste ketika dilanda konflik dan kerusuhan, Indonesia mengirimkan bantuan pangan untuk para pengungsi
  • Pada saat wabah flu burung melanda Indonesia, Indonesia saling tukar informasi dengan negara lain. Indonesia dan beberapa negara lain melakukan upaya untuk: menangkal menyebarnya virus flu burung.
pertukaran pelajar

3. Bidang Budaya
Indonesia memiliki banyak ragam budaya, seperti rumah adat, tarian daerah, upacara tradisional dan sebagainya. Budaya merupakan salah satu kekayaan negara. Banyak wisatawan asing yang berkunjung ke Indonesia. Mereka tertarik dengan budaya Indonesia. Semua ini menjadi salah satu wisata Indonesia. Dengan pesatnya alat transportasi dan komunikasi, mempermudah untuk melakukan promosi. Hal tersebut, mendorong masyarakat luar negeri berkunjung ke Indonesia.

4. Bidang Politik dan Keamanan
Di samping di bidang-bidang seperti tersebut di atas, di era global Indonesia juga bisa berperan di bidang politik dan keamanan. Hubungan politik Indonsia dengan negera-negara lain sangat erat. Hal ini dibuktikan dengan saling menempatkan duta besar di setiap negara Misalnya, Indonesia menempatkan duta besarnya di Australia, demikian Australia menempatkan duta besarnya di Indonesia.

Dengan adanya hubungan diplomatik, juga terjalin terwujud kegiatan lain. Misal, pada saat Kamboja dilanda pertikaian politik perebutan kekuasaan antarfraksi yang bertikai, Indonesia menjadi fasiltator pertemuan bagi pihak-pihak yan bertikai tersebut. Sebaliknya, ketika Indonesia berIangsung Pemilu, banyak orang asing dan oganisasi intemasional yang memantau pelaksanaan pemilu.

Sejak Indonesia menjadi anggota PBB, Indonesia ikut aktif mengirimkan bantuan pasukan keamanan di bawah bendera PBB. pasukan Indonesia yang dikirim untuk misi perdamaian ini terkenal dengan sebutan Pasukan Garuda. Contohnya, Indonesia mengirim Pasukan Garuda XII ke Kamboja.

5. Bidang Lingkungan Hidup
Indonesia memiliki hutan yang luas. Kawasan hutan Indonesia ditetapkan sebagai paru-paru dunia. Namun, setiap tahun luas hutan di Indonesia selalu berkurang. Hal ini dikarenakan adanya penebangan liar dan pembakaran hutan. Indonesia mendapat kritikan dan protes dari negara-negara lain dan organisasi internasional. Oleh karena itu, pemerintah melalui aparatnya akan menangkap dan mengusut tuntas para penebang liar dan pembakaran tersebut. Selain itu, pemerintah bersama masyarakat juga mulai melakukan penanaman kembali (reboisasi) hutan-hutan yang gundul.

Rabu, 11 Oktober 2017

KERAGAMAN SUKU BANGSA DI INDONESIA

Oktober 11, 2017 0 Comments
KERAGAMAN SUKU BANGSA DI INDONESIA

Hasil gambar untuk gambar keragaman suku bangsa

A. Keanekaragaman Suku Bangsa di Indonesia
Sejak zaman dahulu bangsa Indonesia dikenal sebagai masyarakat yang majemuk. Hal ini tercermin dari semboyan “Bhinneka tunggal Ika” yang artinya berbeda-beda tetapi tetap satu. Kemajemukan yang ada terdiri atas keragaman suku bangsa, budaya, agama, ras, dan bahasa.
Adat istiadat, kesenian, kekerabatan, bahasa, dan bentuk fisik yang dimiliki oleh suku-suku bangsa yang ada di Indonesia memang berbeda, namun selain perbedaan suku-suku itu juga memiliki persamaan antara lain hukum, hak milik tanah, persekutuan, dan kehidupan sosialnya yang berasaskan kekeluargaan.
1. Persebaran Daerah Asal Suku Bangsa di Indonesia
Suku bangsa addalah golongan manusia yang terikat oleh kesadaran dan identitas akan kesatuan kebudayaan. Orang-orang yang tergolong dalam satu suku bangsa tertentu, pastilah mempunyai kesadaran dan identitas diri terhadap kebudayaan suku bangsanya, misalnya dalam penggunaan bahasa daerah serta mencintai kesenian dan adat istiadat.
Suku-suku bangsa yang tersebar di Indonesia merupakan warisan sejarah bangsa, persebaran suku bangsa dipengaruhi oleh factor geografis, perdagangan laut, dan kedatangan para penjajah di Indonesia. perbedaan suku bangsa satu dengan suku bangsa yang lain di suatu daerah dapat terlihat dari ciri-ciri berikut ini.
a. Tipe fisik, seperti warna kulit, rambut, dan lain-lain.
b. Bahasa yang dipergunakan, misalnya Bahasa Batak, Bahasa Jawa, Bahasa Madura, dan lain-lain.
c. Adat istiadat, misalnya pakaian adat, upacara perkawinan, dan upacara kematian.
d. Kesenian daerah, misalnya Tari Janger, Tari Serimpi, Tari Cakalele, dan Tari Saudati.
e. Kekerabatan, misalnya patrilineal(sistem keturunan menurut garis ayah) dan matrilineal(sistem keturunan menurut garis ibu).
f. Batasan fisik lingkungan, misalnya Badui dalam dan Badui luar.
Jumlah suku bangsa di Indonesia ratusan jumlahnya. Di bawah ini tabel persebaran suku bangsa.
No Nama Provinsi Suku
1. Nanggroe Aceh Darussalam : Aceh , Alas , Gayo , Kluet , Simelu , Singkil , Tamiang , Ulu .
2. Sumatera Utara : Karo , Nias , Simalungun , Mandailing , Dairi , Toba , Melayu , PakPak , maya-maya
3. Sumatera Barat : Minangkabau , Mentawai , Melayu , guci, jambak
4. Riau : Melayu , Siak , Rokan , Kampar , Kuantum Akit , Talang Manuk , Bonai , Sakai , Anak Dalam , Hutan , Laut .
5. Kepulauan Riau : Melayu, laut
6. Bangka Belitung : Melayu
7. Jambi : Batin , Kerinci , Penghulu , Pewdah , Melayu , Kubu , Bajau .
8. Sumatera Selatan : Palembang , Melayu , Ogan , Pasemah , Komering , Ranau Kisam , Kubu , Rawas , Rejang , Lematang , Koto, Agam
9. Bengkulu : Melayu , Rejang , Lebong , Enggano , Sekah , Serawai, Pekal, Kaur, Lembak
10. Lampung : Lampung , Melayu , Semendo , Pasemah , Rawas , Pubian, Sungkai, Sepucih
11. DKI Jakarta : Betawi
12. Banten : Banten
13. Jawa Barat : Sunda , Badui
14. Jawa Tengah : Jawa , Karimun , Samin, Kangean
15. D.I.Yogyakarta : Jawa
16. Jawa Timur : Jawa , Madura , Tengger, Asing
17. Bali : Bali , Jawa , Madura
18. NTB : Bali , Sasak , Bima , Sumbawa, Mbojo, Dompu, Tarlawi, Lombok
19. NTT : Alor , Solor , Rote , Sawu , Sumba , Flores , Belu, Bima
20. Kalimantan Barat : Melayu , Dayak(Iban Embaluh , Punan , Kayan , Kantuk , Embaloh , Bugan ,Bukat), Manyuke
21. Kalimantan Tengah : Melayu , Dayak(Medang , Basap , Tunjung , Bahau , Kenyah , Penihing , Benuaq) , Banjar , Kutai, Ngaju, Lawangan, Maayan, Murut, Kapuas
22. Kalimantan Timur : Melayu , Dayak(Bukupai , Lawangan , Dusun, Ngaju , Maayan)
23. Kalimantan Selatan : Melayu , Banjar , Dayak, Aba
24. Sulawesi Selatan : Bugis , Makasar , Toraja , Mandar
25. Sulawesi Tenggara : Muna , Buton ,Totaja , Tolaki , Kabaena , Moronehe , Kulisusu , Wolio
26. SulawesiTengah : Kaili , Tomini , Toli-Toli ,Buol , Kulawi , Balantak , Banggai ,Lore
27. Sulawesi Utara : Bolaang-Mongondow ,Minahasa , Sangir , Talaud , Siau , Bantik
28. Gorontalo : Gorontalo
29. Maluku : Ambon, Kei , Tanimbar , Seram , Saparua, Aru, Kisar
30. Maluku Utara : Ternate, Morotai, Sula, taliabu, Bacan, Galela
31. Papua Barat : Waigeo, Misool, Salawati, Bintuni, Bacanca
32. Papua Tengah : Yapen, Biak, Mamika, Numfoor
33. Papua Timur : Sentani, Asmat, Dani, Senggi

2. Sikap Menghormati Keragaman Suku Bangsa
Bhinneka Tunggal Ika merupakan semboyan bangsa kita yang mengungkapkan persatuan dan kesatuan yang berasal dari keanekaragaman. Walaupun kita terdiri atas berbagai suku yang beranekaragam budaya daerah, namun kita tetap satu bangsa Indonesia, memiliki bahasa dan tanah air yang sama, yaitu bahasa Indonesia dan tanah air Indonesia. Begitu juga bendera kebangsaan merah putih sebagai lambang identitas bangsa dan kita bersatu padu di bawah falsafah dan dasar negara Pancasila.
Kita sebagai bangsa Indonesia harus bersatu padu agar manjadi satu kesatuan yang bulat dan utuh. Untuk dapat bersatu kita harus memiliki pedoman yang dapat menyeragamkan pandangan kita dan tingkah laku kita dalam kehidupan sehari-hari. Dengan demikian, akan terjadi persamaan langkah dan tingkah laku bangsa Indonesia. Pedoman tersebut adalah Pancasila, kita harus dapat meningkatkan rasa persaudaraan dengan berbagai suku bangsa di Indonesia.
Membiasakan bersahabat dan saling membantu dengan sesama warga yang ada di lingkungan kita, seperti gotong royong akan dapat memudahkan tercapainya persatuan dan kesatuan bangsa. Bangsa Indonesia harus merasa satu, senasib sepenanggungan, sebangsa, dan sehati dalam kekuatan wilayah nasional dengan segala isi dan kekayaannya merupakan satu kesatuan wilayah.
Dalam mengembangkan sikap menghormati terhadap keragaman suku bangsa, dapat terlihat dari sifat dan siksp dalam kehidupan sehari-hari, diantaranya adalah sebagai berikut.
a. kehidupan bermasyarakat tercipta kerukunan seperti halnya dalam sebuah keluarga.
b. antara warga masyarakat terdapat semangat tolong menolong, kerjasama untuk menyelesaikan suatu masalah, dan kerjasama dalam memenuhi kebutuhan hidupnya.
c. dalam menyelesaikan urusan bersama selalu diusahakan dengan melalui musyawarah.
d. terdapat kesadaran dan sikap yang mengutamakan kepentingan bersama di atas kepentingan pribadi dan golongan.
Sikap dan keadaan seperti tersebut di atas harus dijunjung tinggi serta dilestarikan. Untuk lebih memperkokoh persatuan dan kesatuan bangsa, kita dapat melaksanakan pertukaran kesenian daerah dari seluruh pelosok tanah air. Dengan adanya kegiatan pertukaran kesenian daerah tersebut dan memberikan manfaat bagi bangsa Indonesia, antara lain:
a. dapat saling pengertiaan antarsuku bangsa
b. dapat lebih mudah mencapai persatuan dan kesatuan
c. dapat mengurangi prasangka antar suku
d. dapat menimbulkan rasa kecintaan terhadap tanah air dan bangsa
B. Keanekaragaman Budaya di Indonesia
Masyarakat Indonesia terdiri atas bermacam-macam suku bangsa. Di Indonesia terdapat kurang lebih 300 suku bangsa. Setiap suku bangsa hidup dalam kelompok masyarakat yang mempunyai kebudayaan berbeda-beda satu sama lain.
1. Keanekaragaman Budaya yang Terdapat di Indonesia
Bangsa Indonesia mempunyai keanekaragaman budaya. Tiap daerah atau masyarakat mempunyai corak dan budaya masing-masing yang memperlihatkan ciri khasnya. Hal ini bisa kita lihat dari berbagai bentuk kegiatan sehari-hari, misalnya upacara ritual, pakaian adat, bentuk rumah, kesenian, bahasa, dan tradisi lainnya. Contohnya adalah pemakaman daerah Toraja, mayat tidak dikubur dalam tanah tetapi diletakkan dalam goa. Di daerah Bali, mayat dibakar(ngaben).
Kebudayaan dapat diartikan sebagai hasil cita, rasa, dan karya manusia dalam suatu masyarakat dan diteruskan dari generasi ke generasi melalui belajar. Jika kita telusuri, kebudayaan itu meliputi adat kebiasaan, upacara ritual, bahasa, kesenian, alat-alat, mata pencaharian, ilmu pengetahuan, dan teknologi. Dalam arti sempit kebudayaan diartikan sebagai kesenian atau adat istiadat saja.
Kebudayaan daerah adalah kebudayaan yang tumbuh dan berkembang dalam masyarakat suatu daerah. Pada umumnya, kebudayaan daerah merupakan budaya asli dan telah lama ada serta diwariskan turun-temurun kepada generasi berikutnya. Kebudayaan kia sekarang ini merupakan hasil pertumbuhan dan perkembangan kebudayaan masa lampau.
Keanekaragaman budaya bangsa Indonesia timbul karena akibat sebagai berikut.
a. Kondisi Geografis
Indonesia merupakan negara kesatuan yang memiliki beribu-ribu pulau yang dipisahkan oleh selat dan laut. Ini merupakan kondisi lingkungan geografis Indonesia. Lingkungan geografis semacam itu menjadi sumber adanya keanekaragaman kebudayaan Indonesia.
Kondisi geografis yang demikian menimbulkan perbedaan dalam kehidupan masyarakat. Salah satunya adalah mata pencaharian penduduk. Jenis-jenis pekerjaan yang ada juga menyebabkan beranekaragamnya peralatan yang diciptakannya, misalnya bentuk rumah dan bentuk pakaian. Akhirnya sampai pada bentuk kesenian yang ada di masing-masing daerah berbeda.
b. Kemajemukan Suku Bangsa
Seperti yang telah diuraikan di atas, bahwa suku bangsa adalah suatu golongan manusia yang terikat oleh kesadaran dan identitas akan kesatuan kebudayaan. Identitas seringkali dikuatkan kesatuan bahasa. Oleh karena itu, kesatuan kebudayaan bukan suatu hal yang ditentukan oleh orang luar, melainkan oleh warga yang bersangkutan itu sendiri. Suku-suku yang ada di Indonesia antara lain Gayo di Aceh, Dayak di Kalimantan, dan Asmat di Papua.
Untuk mengetahui kebudayaan daerah Indonesia dapat dilihat dari ciri-ciri tiap budaya daerah. Ciri khas kebudayaan daerah terdiri atas bahasa, adat istiadat, sisem kekerabatan, kesenian daerah dan ciri badaniah(fisik)
2. Sikap Menghormati Budaya di Indonesia
Kita mengetahui bahwa Indonesia memiliki wilayah yang sangat luas dan penduduknya terpencar-pencar di berbagai pulau. Tiap penduduk tinggal di lingkungan kebudayaan daerahnya masing-masing. Ini artinya, di Indonesia terdapat banyak ragaman kebudayaan. Perbedaan tersebut antara lain dalam hal:
a. cara berbicara
b. cara berpakaian
c. mata pencaharian
d. adat istiadat
Keanekaragaman budaya jangan dijadikan sebagai perbedaan, tetapi hendaknya dijadikan sebagai kekayaan bangsa Indonesia. Kita selaku bangsa Indonesia mempunyai kewajiban untuk selalu melestarikan kebudayaan yang beraneka ragam tersebut.
Di samping itu, dengan mendalami kebudayaan yang beraneka ragam tersebut, wawasan kita akan bertambah sehingga kita tidak akan menjadi bangsa yang kerdil. Kita dapat menjadi bangsa yang mau dan mampu menghargai kekayaan yang kita miliki, yang berupa keanekaragaman kebudayaan tersebut.
Sikap saling menghormati budaya perlu dikembangkan agar kebudayaan kita yang terkenal tinggi nilainya itu tetap lestari, tidak terkena arus yang datang dari luar. Melestarikan kebudayaan nasional harus didasari engan rasa kesadaran yang tingi tanpa adanya paksaan dari siapapun.
Dalam rangka pembinaan kebudayaan nasional, kebudayaan daerah perlu juga kita kembangkan, karena kebudayaan daerah mempunyai kedudukan yang sangat penting. Pembinaan kebudayaan daerah dapat dilakukan dengan cara sebagai berikut:
a. pertukaran kesenian daerah
b. pembentukan organisasi kesenian daerah
c. penyebarluasan seni budaya, antara lain melalui radio, TV, surat kabar serta majalah
d. penyelenggaraan seminar mengenai seni budaya daerah
e. membentuk sanggar tari daerah
f. mengadakan pentas kebudayaan
Oktober 11, 2017 0 Comments
KENAMPAKAN ALAM DAN BUATAN\

A. Gambaran Bumi

Planet Bumi adalah tempat dimana makhluk hidup tinggal bersama. Tahukah kamu bagaimana bentuk planet yang kita huni ini? Bagaimana gambarannya? kalian dapat mengetahui itu dengan mudah melalui media-media berikut ini.

1. Peta


Peta Indonesia

Apakah kamu pernah melihat peta. Apa yang dimaksud dengan Peta? Peta adalah gambaran atau lukisan permukaan bumi dalam bentuk datar dengan perbandingan atau skala tertentu. Skala Peta adalah perbandingan antra ukuran gambar pada peta dengan ukuran sebenarnya di permukaan bumi. Peta dapat digunakan untuk mengetahui letak suatu tempat, jarak suatu tempat dengan tempat lain, dan dapat juga digunakan sebagai media pendidikan.

2. Globe

Globe

Tahukah kamu apa itu Globe? pernahkah kalian melihatnya? Globe adalah tiruan bumi dalam ukuran kecil, kegunaan globe antara lain untuk mengetahui bentuk bumi yang sebenarnya, memperagakan perputaran siang dan malam, memperagakan gerak rotasi bumi, dan menunjukkan sistem garis bujur dan garis lintang.

Pada peta atau globe jika di perhatikan ternyata terdapat garis-garis. Garis-garis tersebut ada tiga macam yaitu garis khatulistiwa, garis bujur, dan garis lintang. Apa tujuan dibuatnya garis-garis tersebut? berikut penjelasannya agar kamu mengerti.


a. Garis Khatulistiwa

Garis khatulistiwa (equator) adalah garis khayal yang melingkari bumi dan membelah bumi menjadi dua bagian yaitu utara dan selatan.

b. Garis Bujur
Garis bujur 0˚ (prime meridian/meridian pangkal) adalah garis tengah yang menghubungkan kutub utara dan kutub selatan. Garis bujur  melewati kota Greenwich dekat london. Garis bujur 0˚ dijadikan standar waktu internasional, sedangkan garis bujur 180˚ merupakan batas tanggal Internasional.
      Garis bujur (meridian) adalah garis khayal yang membujur dan membelah bumi menjadi belahan barat dan timur. Garis yang terletak di sebelah kiri garis meridian pangkal disebut bujur barat dan disebelah kanan garis meridian pangkal disebut bujur timur

c. Garis Lintang
Garis lintang adalah garis yang berada di atas dan di bawah garis khatulistiwa. Garis yang terletak di atas khatulistiwa disebut lintang utara dan garis yang terletak di bawah khatulistiwa disebut lintang selatan perbedaan letak garis lintang menyebabkan perbedaan iklim di bumi.


B. Pembagian Wilayah Waktu di Indonesia

Greenwich Meridian Time (GMT)  dijadikan standar waktu internasional karena terletak di 0˚. Setiap perbedaan letak suatu wilayah 15˚ garis bujur berarti berbeda 1 jam. Berdasarkan letak garis bujur, Indonesia terletak di antara 95˚ BT-141˚ BT. Selisih antara 141˚ dan 95˚ adalah 46˚, kemudian 46˚ dibagi 15˚ maka hasilnya adalah 3,006 dan di bulatkan mejadi 3.
    Berdasarkan letak garis bujur, wilayah Indonesia memiliki tiga daerah waktu, yaitu sebagai berikut.
1.Waktu Indonesia Barat (WIB), meliputi Sumatra, Jawa, Madura, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah. Selisih waktu 7 jam lebih awal dari Greenwich.
2.Waktu Indonesia Tengah (WITA), meliputi Kalimantan Timur, Kalimantan Selatan, Bali, Sulawesi, Nusa Tenggara Barat, Nusa Tenggara Timur. Selisih waktu 8 jam lebih awal dari waktu Greenwich.
3.Waktu Indonesia Timur (WIT), meliputi Irian Jaya (Papua) dan Maluku. Selisih waktu 9 jam lebih awal dari Greenwich.

Perbedaan waktu antar daerah waktu adalah 1 jam Jika di Pekanbaru pukul 09.00 WIB maka pada saat yang sama di Denpasar pukul 10.00 WITA dan di Ambon pukul 11.00 WIT.


C. Keragamaan Kenampakan Alam dan Buatan di Indonesia

1. Kenampakan Alam di Indonesia
Indonesia adalah negara kepulauan yang memiliki lebih dari 17.000 pulau. Negara Indonesia yang luas ini, memiliki berbagai kenampakan alam. Setiap daerah memiliki kenampakan alam yang khas dan berbeda dengan daerah lainnya.
     Kenampakan alam dapat dibedakan menjadi dua, yaitu sebagai berikut.
a. Kenampakan alam wilayah daratan, seperti pegunungan, gunung, dataran tinggi, dataran rendah, pantai, dan tanjung.
b. Kenampakan alam wilayah perairan, seperti sungai, selat, laut, dan danau.

Berikut ini penjelasan mengenai kenampakan alam yang ada di wilayah Indonesia, yaitu pegunungan. gunung, dataran tinggi, dataran rendah, selat, laut, danau, pantai, dan sungai.
a. Pegunungan
merupakan bagian daratan yang bergunung-gunung dengan ketinggian lebih dari 700 meter diatas permukaan laut. Derah pegunungan sangat sejuk dan banyak dijadikan objek wisata. Daerah pegunungan cocok untuk menanam buah-buahan dan sayur-sayuran.

b. Gunung

merupakan bukit besar dan tinggi. Gunung memiliki ketinggian lebih dari 600 meter di atas permukaan laut. Gunung terdiri atas gunung berapi disebut juga gunung aktif dan gunung tidak berapi disebut juga gunung mati. Gunung tertinggi di Indonesia adalah Puncak JayaWijaya (4.884 M), sedangkan gunung tertinggi di pulau Jawa adalah Gunung Semeru (3.676 M).

c. Dataran Tinggimerupakan daerah datar yang memiliki ketinggian lebih dari 400 meter di atas permukaan laut. Dataran tinggi dapat dimanfaatkan untuk menanam berbagai jenis sayuran dan buah-buahan. Dataran tinggi juga sebagai tempat istirahatan.

d. Dataran Rendah
adalah bagian dari daratan yang datar dengan ketinggian antara 0-200 meter di atas permukaan laut. Dataran rendah adalah wilayah ideal untuk membangun pemukiman dan berbagai fasilitas seperti jalan raya. Sebagian besar kota di Indonesia menempat dataran rendah. Mata pencarian penduduk di dataran rendah umumnya di bidang pertanian dan Industri.

e. Selatadalah laut sempit yang menghubungkan dua pulau atau lebih. Karena memiliki banyak pulau, Indonesia memiliki banyak selat.

f. Laut
Laut banda merupakan laut terdalam di Indonesia dan Laut Jawa adalah laut terdangkal di Indonesia. Jenis-jenis dapat di bedakan sebagai berikut.
1) Laut lepas, yaitu laut yang terletak di tepi benua.
2) Laut tengah, laut yang terletang di antara dua benua
3) Laut pedalaman, yaitu laut yang terletak di tengah tengah benua dan hampir dikelilingi daratan.

g. Danau
merupakan cekungan berisi air yang sangat luas dan dikelilingi oleh daratan. Danau dapat dibdakan menjadi danau alami dan danau buatan. Danau Toba merupakan danau alami yang terluas di Indonesia. Danau ini terletak di Sumatra Utara. Di tengah-tengah Danau Toba terdapat Pulau Samosir. Danau Toba sering dimanfaatkan sebagai rekreasi.

h. Pantai
adalah bagian daratan yang berbatasan langsung dengan laut. Sebagai negara kepulauan, Indonesia memiliki banyak pantai. Pantai merupakan salah satu objek wisata yang sering dikunjungi wisatawan dalam negeri maupun mancanegara. Keindahan pantai Indonesia telah dikenal oleh wisatawan mancanegara.

i. Sungai
adalah aliran air yang besar di wilayah daratan. Sungai mengalir dari lembah menuju ke laut, danau, dan rawa. Sungai terdiri atas sungai besar dan kecil. Sungai besar banyak terdapat di pulau-pulau besar, misalnya Pulau Kalimantan, Sumatra, Jawa, dan Sulawesi. Sungai kecil banyak dijumpai berbagai tempat, bahkan hampir setiap kecamatan memiliki sungai. Sungai Kapuas yang mengalir di Pulau Kalimantan adalah sungai terpanjang di Indonesia. Sungai-Sungai di Kalimantan banyak di manfaatkan sebagai sarana transportasi.

2. Kenampakan Buatan di Indonesia

Kenampakan buatan biasanya sengaja dibuat oleh manusia untuk memenuhi kebutuhan hidupnya. Berikut beberapa contoh kenampakan buatan yang dapat ditemukan di Indonesia.

a. Bendungan
dibuat oleh manusia untuk pembangkit listrik, mengaliri sawah, tempat rekreasi, persedian tempat air bersih, dan budi daya ikan air tawar.

b. Kawasan Industri
adalah suatu kawasan yang terdapat banyak pabrik untuk memproduksi barang. Dengan adanya kawasan industri, banyak tenaga kerja yang terserap sehingga dapat mengurangi pengangguran dan pendapatan pun meningkat. Kawasan Industri juga dapat mendatangkan kerugian, misalnya terjadi polusi dan beralihnya fungsi lahan.

c. Pelabuhan dan Bandara
dengan adanya pelabuhan dan bandaram transportasi menjadi lancar, arus barang dan jasa juga menjadi lancar. Adapun kerugian adanya pelabuhan dan bandara, yaitu lingkungan sekitar menjadi bising dan kotor.

d. Perkebunan
dibangun untuk menanam berbagai jenis tanaman yang dapat memenuhi kebutuhan manusia. Contoh, perkebunan kelawa sawit, teh, kopi, karet, dan cokelat.


D. Persebaran Flora dan Fauna di Indonesia

Flora adalah beragam jenis tumbuh-tumbuhan sedangkan fauna adalah beragam jenis hewan. Menurut Alfred Russel Wallace persebaran flora dan fauna di Indonesia di pengaruhi oleh suhu udara, tekanan udara, kelembapan, dan curah hujan. Berdasarkan variasi curah hujan, flora di Indonesia dikelompokkan sebagai berikut.
1. Hutan Hujan Tropis, terletak di sekitar garis khatulistiwa di Indonesia hutan hujan tropis terletak di Sumatra, Kalimantan, Sulawesi, dan Papua.
2. Sabana, yaitu padang rumput yang luas diselingi pepohonan. Sabana terdapat di daerah NTB.
3. Stepa, merupakan padang rumput yang sangat luas biasanya dimanfaatkan sebagai area peternakan. Stepa dapat di temukan di NTT.
4.Hutan Bakau (Mangrove) banyak tumbuh di daerah pantai yang arus lautnya tenang seperti, Papua, dan Sumatra bagian Timur.

Keadaan geografi Indonesia memengaruhi kekayaan fauna di Indonesia. Fauna di Indonesia dikelompokkan menjadi tiga jenis, yaitu sebagai berikut.

1. Fauna Tipe Asiatis
merupakan jenis hewan menyusui, berbadan besar, hidup di Indonesia bagi barat, yaitu Sumatra, Kalimantan, Jawa, Madura, dan Bali. Contoh fauna tipe asiatis adalah gajah, harimau, orang utan, banteng, badak, dan beruang.

2. Fauna Tipe Peralihan
hidup di wilayah Indonesia bagian tengah, yaitu Sulawesi dan Kepulauan Nusa Tenggara. Contoh hewan jenis peralihan antara lain komodo, babi rusa, anoa, biawak, koala, dan burung maleo.

3. Fauna Tipe Australis
merupakan jenis hwan menyusui, bertubuh kecil, hidup di wilayah indonesia bagian timur, yaitu di Papua dan Maluku. Contoh hewan tipe australis, yaitu kanguru, cendrawasih, kasuari, kakatua, kuskus, dan nuri.
     Garis batas habitan fauna tipe asiatis dengan habitan fauna tipe peralihan disebut Garis Wallace. Adapun garis batas habitat fauna tipe peralihan dengan habitat fauna tipe australis disebut Garis Weber

Follow Us @soratemplates